RSS

Perkembangbiakan bagi Kelangsungan Hidup

17 Feb
  • PERKEMBANGBIAKAN  ORGANISME

Perkembangbiakan merupakan salah satu ciri yang dimiliki organisme, tentu kalian masih ingat ciri – ciri organisme selain berkembangbiak, misalnya bernapas, bergerak, memerlukan makanan, tumbuh, peka terhadap rangsangan dan memerlukan zat – zat sisa metabolisme, dari  ciri – ciri organisme itu, berkembangbiak dapat dianggap sebagai ciri utama suatu organisme, berkembangbiak adalah kemampuan organisme menghasilkan keturunan. Tujuan organisme berkembangbiak adalah  adalah untuk memperbanyak diri dan  mempertahankan kelangsungan hidup jenisnya dalam ekosistem sehingga tidak punah.

TINGKAT TEPRODUKSI

Tingkat reproduksi atau kemampuan berkembang biak pada setiap organism baik hewan maupun tumbuhan berbeda. Tingkat reproduksi adalah kemampuan suatu organism dalam menghasilkan keturunan. Suatu organism yang memiliki tingkat  reproduksi tinggi mampu menghasilkan banyak keturunan dalam waktu relative singkat, contoh  organism yang memiliki tingkat reproduksi tinggi adalah golongan serangga, pada organism tingkat yang memiliki tingkat reproduksi rendah, jumlah keturunan yang dihasilkan sedikit dan waktu yang diperlukan untuk menghasilkan keturunan relative lama contohnya  organism yang mempunyai tingkat reproduksi rendah adalah golongan  mamalia ( badak, kuda, harimau,gajah, banteng dan orang utan )

  • CARA PERKEMBANGBIAKAN ORGANISME

Perkembangbiakan organism dapat terjadi dengan dua cara yang sangat berbeda, yaitu perkembangbiakan generative dan vegetative. Perkembangbiakan vegetative dan generative biasanya digunakan untuk menyebut perkembangbiakan pada tumbuhan. Sedangkan pada hewan  disebut perkembangbiakan  seksual ( generative ) dan aseksual (  vegetative )

REPRODUKSI GENERATIF PADA TUMBUHAN

  • BAGIAN – BAGIAN BUNGA

Bentuk dan susunan bunga pada berbagai jenis tumbuhan berbeda, namun pada dasarnya setiap bunga mempunyai bagian – bagian yang sama, bagian bunga terdiri atas du macam, yaitu  perhiasan dan alat kelamin.

1. Perhiasan Bunga

  • Perhiasan bunga terdiri atas mahkota dan Kelopak Bunga

Mahkota bunga tersusun atas daun – daun mahkota yang mengelilingi alat kelamin atau alat perkembangbiakan, pada umumnya mahkota bunga mempunyai warna  menyolok, bau yang khas dan kelenjar madu. Warna, bau, dan adanya kelenjar madu sangat besar manfaatnya bagi bunga karena dapat  menarik serangga dan hewan lain yang dapat membantu terjadinya penyerbukan.

kelopak bunga

Disebelah luar mahkota bunga terdapat bagian seperti daun kecil –  kecil berwarna hijau.bagian itulah  yang disebut kelopak bunga, bagian itu penting pada saat   bunga belum mekar, yaitu untuk melindungi bagian bunga lainnya.

gambar bunga

2. Alat Perkembangbiakan

  • PUTIK

putik

Putik dapat dibedakan menjadi  kepala putik, tangkai putik dan  bakal buah. Di dalam bakal buah terdapat satu atau lebih  bakal biji.di dalam bakal biji  terdapat kandung lembaga  yang mengandung  calon inti sel telur, apabila inti  tersebut membelah diri secara berulang – ulang akan dihasilkan beberapa inti diantaranya inti sel telur. Apabila inti sel telur itu melebur dengan inti spermatozoid akan menghasilkan zigot yang yang selanjutnya akan tumbuh menjadi embrio atau lembaga. Embrio akan tersimpan di dalam bakal biji dan akan berkembang menjadi biji.  Sementara itu kandung lembaga berkembang menjadi cadangan makanan dan bakal buah menjadi buah.

  • Benang Sari

Benang sari  terbagi atas beberapa bagian, yaitu kepala sari dan tangkai sari. Pada kepala sari yang telah cukup tua dapat dibedakan lagi antara serbuk sari dan kotak sari, pada serbuk sari itulah terkandung bakal spermatozoid  beberapa benang sari tumbuh tersusun mengelilingi putik. Kepala sari  pada umumnya terdiri atas empat kotak sari yang masing – masing berisi serbuk sari atau tepung sari ( pollen )

Sel kelamin jantan berasal dari sel induk mikrospora, pembentukan sel kelamin jantan ( mikrosporogenesis ) berlangsung  di dalam kepala sari ( antera) sel induk mikrospora yang bersipat diploid melalui pembelahan meiosis membentuk empat sel kelamin jantan ( mikrospora) yang haploid, masing – masing   sel haploid itu kemudian berkembang menjadi serbuk sari yang masak, selanjutnya, inti selnya mengalami pembelahan biasa ( kariokinesis ) membentuk sebuah inti vegetatif dan sebuah inti generatif, yang masing – masing haploid

Berdasarkan  bagian – bagiannya, bunga dapat dibedakan menjadi  dua, yaitu ;

a. Bunga lengkap; Adalah bunga yang memiliki keempat bagian bunga, yaitu mahkota bunga, kelopak bunga, putik dan benang sari. Contoh bunga lengkap adalah bunga kembang sepatu dan bunga kacang

b. Bunga tidak lengkap; Adalah bunga yang tidak memiliki satu atau beberapa bagian bunga tersebut, misalnya bunga salak,dan bunga kelapa. 

Berdasarkan  lengkap atau tidaknya alat kelamin, bunga dibedakan menjadi  dua macam :

a.) Bunga sempurna ; Adalah bunga yang memiliki putik dan benang sari, Bunga sempurna biasa disebut  bunga hermafrodit atau bunga banci. Contoh : bunga kapas, bunga kacang, bunga bakung, bunga mangga.

b.) Bunga tidak sempurna ; Bunga yang hanya memiliki putik atau benangsari saja. Bunga tidak sempurna disebut sebagai bunga tunggal, bunga yang memiliki putik saja disebut bunga betina dan bunga yang hanya memiliki benangsari saja disebut bunga  jantan. Contoh  bunga berkelamin tunggal seperti bunga kelapa, bunga jagung, bunga salak, bunga pinus, dan bunga pakis haji.

bunga sempurna dan tidak

Tumbuhan pakis haji  merupakan tumbuhan berumah dua karena dalam satu batang tumbuhan hanya terdapat  bunga jantan dan bunga betina saja, jadi pada tumbuhan  berumah dua, alat kelamin jantan dan  alat kelamin betina tidak terletak dalam satu batang tumbuhan  yang berbeda, bunga pada tumbuhan pakis haji  dinamakan strobilus atau runjung yang berbentuk kerucut. Pada tumbuhan pakis haji betina tumbuh beberapa strobilus yang berbentuk kerucut, diatasnya  terdapat daun – daun kecil seperi sisik, sedangkan dibagian agak bawah dihasilkan serbuk sari.

Tumbuhan pakis haji jantan menghasilkan mikrosforofil yang membentuk mirosposporofil  yang membentuk mikrospora, sedangkan pakis haji betina  menghasilkan  megasporofil yang akan membentuk megaspora.

3. Penyerbukan

Pada tumbuhan, sebelum terjadi proses pembuahan (fertilisasi), terjadi proses penyerbukan/persarian (polinasi). Pada tumbuhan biji tertutup (Angiospermae). Penyerbukan adalah peristiwa jatuhnya melekatnya serbuk sari di kepala putik. Pada tumbuhan biji tertutup (Gymnospermae) penyerbukan adalah melekatnya serbuk sari langsung pada bakal biji.

Tumbuhan berumah satu adalah tumbuhan yang memiliki alat kelamin jantan dan betina dalam satu tumbuhan. baik pada satu bunga ataupun pada bunga yang berbeda. Contoh tumbuhan berumah satu adalah kacang-kacangan, jambu-jambuan, dan terung-terungan.
Tumbuhan berumah dua adalah tumbuhan yang memiliki alat kelamin jantan dan betina dalam tumbuhan yang berbeda. Contoh tumbuhan berumah dua adalah salak dan pakis haji.
Berdasarkan faktor penyebab sampainya serbuk sari di kepala putik, penyerbukan dapat dibedakan sebagai berikut.

  • Anemogami adalah penyerbukan dengan bantuan angin. Anemogami terjadi pada tumbuhan yang memiliki bunga dengan ciri-ciri: bunga berukuran kecil; tidak mempunyai mahkota bunga atau mahkota bunganya berukuran kecil, mahkota bunga tidak berrvarna menarik atau berwarna seperti daun; tidak mempunyai kelenjar madu; tangkai bunga panjang. bunga terletak jauh di atas daun; serbuk sari kecil, sangat banyak, dan ringan sehingga mudah diterbangkan angin; kedudukan benang sari bergantungan, serbuk sarinya berhamburan jika digoyang; kepala putik besar, berbulu, tangkai putik terjulur ke luar, kepala putik menyembul keluar dari bunga sehingga mudah menangkap serbuk sari. Anemogami clapat terjadi pada rumputrumputan, padi, dan jagung.
  • Hidrogami adalah penyerbukan dengan bantuan air. Hidrogami dapat terjadi pada Hydrilla sp, eceng gondok, dan teratai. Penyerbukan dengan bantuan air akan terjadi jika tubuh tanarnan terendam dalam air.
  • Zoidiogami adalah penyerbukan dengan bantuan hewan. Zoidiogami terjadi pada tumbuhan yang memiliki bunga dengan ciri-ciri: bunga berukuran besar; mahkota bunga berwarna mencolok dengan aroma khas; memiliki kelenjar madu; serbuk sari bersifat lengket (mudah melekat). Zoidiogami dapat terjadi pada jambu, mangga, jeruk, dan pepaya. Zoidiogami dibedakan berdasarkan jenis hewan yang membantu penyerbukan. Misalnya. Entomogami (penyerbukan dengan bantuan serangga, antara lain lalat, kumbang, dan lebah), malakogami (penyerbukan dengan bantuan siput/bekicot), dan kiropterogani (penyerbukan dengan bantuan kelelawar).
  • Penyerbukan dengan bantuan manusia (antropogami), sampainya serbuk sari ke kepala putik dengan bantuan manusia. Hal ini terjadi karena tidak ada perantara yang membantu penyerbukan. Penyerbukan ini dapat terjadi pada vanili dan beberapa jenis anggrek. Penyerbukan ini dilakukan untuk mendapatkan jenis bibit baru yang unggul. Berdasarkan asal serbuk sari yang jatuh ke kepala putik. penyerbukan dapat dibedakan sebagai berikut.
  1. Penyerbukan sendiri (autogami), terjadi apabila serbuk sari yang jatuh ke kepala putik berasal dari benang sari bunga itu sendiri. Jika terjadinya penyerbukan pada saat bunga masih kuncup, disebut kleistogami.
  2. Penyerbukan tetangga (geitonogami), terjadi apabila serbuk sari yang jatuh ke kepala putik berasal dari benang sari bunga lain dalam satu tanaman.
  3. Penyerbukan silang (allogami), terjadi apabila serbuk sari yang jatuh ke kepala putik berasal dari benang sari bunga tanaman lain yang termasuk satu jenis (spesies).

Penyerbukan bastar, terjadi apabila serbuk sari yang jatuh ke kepala putik berasal dari benang sari bunga tanaman lain yang sejenis, tetapi berbeda varietas, misalnya bunga mangga manalagi diserbuki bunga mangga golek.

4. Pembuahan

Pada tumbuhan biji  terbuka ( gymnospermae )  tiap inti generative membuahi satu sel telur yang masing – masing akan menjadi calon  individu baru.pembuahan seperti ini disebut pembuahan tunggal

Pada tumbuhan biji tertutup ( Angiospermae )  bakal biji terdapat di dalam bakal buah, akibatnya sel kelamin jantan dari kepala putik bergerak ke bakal  buah melalui buluh  serbuk sari. Buluh serbuk sari  mengantarkan inti generative menuju inti sel telur di dalam bakal biji melalui pintu bakal biji ( mikropil ) dari dua inti generative tersebut, inti generative 1 melebur dengan inti sel telur, sedangkan inti  generative II melebur dengan  inti kandung lembaga sekunder, hasil peleburan  inti generative I dan sel telur menghasilkan calon individu baru, hasil peleburan  inti generative II dengan inti kandung lembaga sekunder membentuk cadangan makanan biji ( endosperma ) dengan demikian pembuahan pada  tumbuhan biji tertutup tersebut  disebut pembuahan ganda.

Setelah terjadi  pembuahan, selanjutnya bakal buah akan tumbuh menjadi buah dan bakal biji yang terdapat di dalam bakal buah akan tumbuh menjadi  biji.  Pada umumnya buah berasal dari perkembangan alat kelamin betina bunga sehingga merupakan  buah sejati. Contoh buah mangga, papaya dan semangka. Namun adapula yang tidak hanya berasal  dan berkembang dari alat  perkembangbiakan betina dinamakan buah semu, contohnya adalah buah nangka, arbei dan jambu monyet, buah jambu monyet berasal dari  tangkai bunga. Sedangkan buah nangka berasal dari ibu tangkai bunga beserta daun – daun  tenda bunganya yang berlekatan satu sama lain.

Reproduksi Vegetatif

Reproduksi vegetatif pada tumbuhan berbiji dapat dibedakan menjadi dua macam. yaitu reproduksi vegetatif alami dan reproduksi vegetatif buatan. Reproduksi vegetatif alami adalah reproduksi vegetatjf yang terjadi secara alami (tanpa campur tangan manusia), sedangkan reproduksi vegetatif buatan adalah reproduksi vegetatif dengan bantuan manusia.

  • Rhizoma

Rhizoma (akar rimpang) sebenarnya adalah akar yang tumbuh mendatar dan terletak di bawah permukaan tanah. Rhizoma berbentuk mirip akar, tetapi berbuku-buku (beruas-ruas) seperti batang dan pada ujungnya terdapat kuncup. Pada setiap buku terdapat daun yang berubah bentuk menjadi sisik dan di setiap ketiak sisik terdapat tunas. Jika tunas di ujung rhizoma dan ketiak tumbuh menjadi tanaman baru, tanaman tersebut tetap bergabung dengan tanaman induknya sehingga membentuk rumpun. Rhizoma antara lain
ditemukan pada tanaman lengkuas, kunyit, sansiviera, dan temu lawak.

  • Geragih (Stolon)

Geragih (stolon) adalah batang yang tumbuh menjalar di atas atau di bawah permukaan tanah. pada geragih terdapat buku-buku dengan tunas-tunas yang dapat tumbuh menjadi organisme baru. Di bagian bawah tunas dapat tumbuh akar-akar serabut baru. Kuncup bagian ujung umumnya menyentuh ranah. Setelah jauh dari induknya, ujung geragih akan membelok ke atas dan tumbuh menjadi tanaman baru yang jauh dari induknya. Contoh tumbuhan yang berkembang biak dengan geragih adalah pegagan dan arbei (geragih tumbuh menjalar di atas tanah), serta rumput teki (geragih tunbuh di barvah permukaan tanah).

  • Tunas Adventif

Tunas adventif adalah tunas yang tumbuh bukan pada ujung batang ataupun ketiak daun. Contoh tumbuhan yang me|akukan perkembangbiakan dengan tunas adventif adalah cocor bebek. kesemek, dan sukun.

  • Umbi Lapis

Umbi lapis adalah tunas yang mengalami modifikasi’ terdiri atas batang yang sangat pendek, dibungkus oleh daun-daun yang berdaging, dan menyerupai sisik. Contoh tumbuhan yang berkembang biak dengan umbi lapis adalah bawang merah, bawang putih, dan bakung.

  • Umbi Batang

Umbi batang adalah batang yang tumbuh di dalam tanah, ujungnya menggembung membentuk umbi. Bagian ini merupakan tempat menyimpan cadangan makanan, terutama zat tepung. Contoh tumbuhan yang berkembang biak dengan umbi batang adalah kentang dan gembili. Umbi batang juga merupakan alat perkembangbiakan secara vegetatif. Pada umbi batang dapat tumbuh mata tunas, yang dapat tumbuh menjadi tanaman baru.

 
Tinggalkan komentar

Ditulis oleh pada Februari 17, 2013 in Uncategorized

 

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

 
%d blogger menyukai ini: